Minggu, 06 September 2020
Tahunan Kondisi Jalan Rusak Parah , Siapa Yang Bertanggung Jawab???
Fokus Bogor Barat Leuwiliang – Kondisi ruas jalan Leuwiliang yang menghubungkan Batas Kabupaten Sukabumi,yakni sepanjang desa Karacak, desa Karyasari sampai desa Puraseda di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, rusak parah sudah tahunan tanpa perbaikan yang serius.
Kerusakan jalan yang sangat parah tersebut sangat menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat. Selain berdampak mengancam lumpuhnya roda perekonomian. Kondisi sepanjang jalan di dominasi lobang-lobang besar tampak seperti kolam di saat musim penghujan.
“Bukan hanya menyulitkan, tapi sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas. Orang laki-laki dewasa seperti saya ini aja kesakitan minta ampun terjatuh dari sepeda motor, apalagi adik-adik yang masih sekolah dan ibu-ibu. Jalan ini kan jalan utama kabupaten kata Arif usai terjatuh dari motornya akibat banyaknya lobang di sepanjang jalan,
Ia berharap, Pemkab melalui dinas terkait segera memperbaiki jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran berbagai aktivitas di wilayahnya setempat. “Jalan ini merupakan sarana penunjang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena jalan ini jalan penghubung antar Kabupaten,” harapnya.
Salah satu warga mengungkapkan, bahwa jalan rusak tersebut sudah tahunan, mau tak mau warga terpaksa melalui jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah kabupaten.”Jalan rusak ini sudah lebih dari 3tahun, nggak tau juga kenapa belum mendapatkan perbaikan yang permanen,” ujarnya (Kasdi Botak)
Senin, 10 Agustus 2020
BPNT Abaikan Pedum Ketika e-waroeng dikoordinir
FBI News =Dugaan penyalahgunaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terus bergulir. Saat FBI News berusaha menelusuri kaitan dengan BPNT dari mulai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), e-waroeng sampai ke penyalur.menemukan pelanggaran.Pasalnya, penyaluran tidak sesuai pedoman umum (pedum). Alhasil, banyak warga yang dirugikan.
“Salah satu hasil penelusurannya adalah, penyaluran BPNT tidak memperhatikan pedum yaitu ketika e-waroeng dikoordinir mayoritas oleh HR (Paguyuban) di arahkan 1 penyalur DI kecamatan Tenjolaya. Sementara di dalam pedum jelas bahwa e-waroeng tidak bisa diintervensi oleh siapapun
Ketentuannya jelas terdapat di pedum, yakni di prinsip utama poin 2 yang berbunyi, memberikan pilihan dan kendali kepada keluarga penerima manfaat (KPM) tentang kapan, berapa, jenis, kualitas, dan harga bahan pangannya.
Baik berupa beras, telur atau lainnya, serta tempat membeli sesuai dengan referensi atau tidak diarahkan pada e-waroeng tertentu, dan bahan pangan tidak dipaketkan. Kemudian, di poin 3 berbunyi, mendorong usaha eceran rakyat untuk memperoleh pelanggan dan peningkatan penghasilan dengan melayani KPM.
“Dua poin pada pedoman umun BPNT tadi, sudah jelas mengarahkan untuk lebih bisa memberdayakan usaha kecil, bukan untuk dikoordinir pada satu penyalur. saat FBI News kroscek lebih lanjut. ternyata benar adanya di temukan lapangan seperti itu,
Penyaluran bantuan untuk warga miskin yang diduga masih dimainkan oleh oknum tertentu, membuat para KPM makin menderita. Oknum tersebut sama saja makan harga orang miskin.
“Itu keterlaluan. Bantuan dari pemerintah untuk orang miskin saja masih dimainkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Untuk Masalah yang berkaitan dengan Bantuan Kementerian Sosial ( Kemensos) menyediakan layanan pengaduan untuk permasalahan pada program bantuan sosial ( bansos).
Permasalahan yang dapat diadukan meliputi penyelewengan, pungli, hingga penyaluran yang salah sasaran. Informasi terkait dengan layanan pengaduan ini juga telah disampaikan melalui kanal-kanal resmi dari Kemensos, mulai dari situs https://kemensos.go.id/, Twitter @KemensosRI, hingga Instagram @kemensosri.
Layanan aduan bansos Mengutip keterangan dari unggahan Instagram @kemensosri, pengaduan permasalahan bansos ini dapat dilakukan melalui dua saluran, yaitu: Email: bansoscovid19@kemsos.go.id Whatsapp: 0811 10 222 10
Adapun nomor layanan tersebut tidak menerima telepon, tetapi hanya menerima pengaduan melalui pesan Whatsapp. Selain itu,
Kemensos juga menegaskan bahwa layanan aduan ini tidak ditujukan untuk pendaftaran bagi penerima bansos Kemensos. Jika masyarakat ingin mengajukan aduan, kirimkan pesan dengan format berikut:
BPNT Tidak Memperhatikan Pedum Ketika e-waroeng Dikoordinir
Kementerian Sosial ( Kemensos) menyediakan layanan pengaduan untuk permasalahan pada program bantuan sosial ( bansos).
Permasalahan yang dapat diadukan meliputi penyelewengan, pungli, hingga penyaluran yang salah sasaran. Informasi terkait dengan layanan pengaduan ini juga telah disampaikan melalui kanal-kanal resmi dari Kemensos, mulai dari situs https://kemensos.go.id/, Twitter @KemensosRI, hingga Instagram @kemensosri.
Layanan aduan bansos Mengutip keterangan dari unggahan Instagram @kemensosri, pengaduan permasalahan bansos ini dapat dilakukan melalui dua saluran, yaitu: Email: bansoscovid19@kemsos.go.id Whatsapp: 0811 10 222 10
Adapun nomor layanan tersebut tidak menerima telepon, tetapi hanya menerima pengaduan melalui pesan Whatsapp. Selain itu,
Kemensos juga menegaskan bahwa layanan aduan ini tidak ditujukan untuk pendaftaran bagi penerima bansos Kemensos. Jika masyarakat ingin mengajukan aduan, kirimkan pesan dengan format berikut:
Nama lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat Lengkap (spasi) Aduan
Minggu, 02 Agustus 2020
Habiskan Ratusan Juta, Pembangunan Proyek P3- TGAI Diduga Dikerjakan Asal –
Pasalnya kata ia, dari beberapa material barang yang digunakan seperti batu dan pemasangan bangunan irigasi diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Kata Pendi Sapaan akrab nya, ketika ia terjun ke lapangan melakukan kontrol dalam pekerjaan proyek tersebut, di anggap banyak kejanggalan baik itu dari material yang digunakan maupun dalam pelaksanaan mengerjakan bangunannya.
“Waktu kami meninjau pekerjaan proyek tersebut, dilokasi ada beberapa catatan material batu yang digunakan diduga tidak sesuai dengan RAB, hal ini dikarenakan batu yang digunakan memakai batu yang tidak jelas harga dan kualitasnya. Kedua pasangan bangunannya juga diduga dikerjakan asal-asalan, selain terlambat, spesifikasinya juga tidak sesuai dengan RAB, padahal anggaran proyek tersebut di anggarkan ratusan juta,”ungkap Pendi pada awak media.
Meski demikian, Pendi sangat mengapresiasi pada program P3-TGAI, karena program tersebut bisa sampai ke pelosok-pelosok daerah areal persawahan.
“Kami sebenarnya sangat mengapresiasi dengan adanya program tersebut, hal ini dikarenakan program yang bersumber dari APBN ini bisa sampai ke daerah-daerah pelosok persawahan yang sangat terpencil. Namun jangan karena lokasi proyek yang medan jalannya sulit untuk dikunjungi, malah pelaksanaan proyek tersebut dilaksanakan Asjad (Asal Jadi). Kami berharap pengawasan pada proyek harus Konsen agar program itu tidak ambrukadul oleh oknum-oknum yang ingin meraup keuntungan,” tegasnya.
Dari informasi yang dihimpun, proyek P3-TGAI merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dirjen SDA dengan biaya Rp 195 juta per titik, dari sumber anggaran APBN yang tersebar di puluhan Lokasi di Kabupaten Bogor.={BOTAK)
Hasil Telusur
Hasil web
Pembangunan P3A Desa Tapos Satu Kec.Tenjolaya Di Duga Tidak Sesuai SPEK
FBI News Tenjolaya = Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Sumber Daya Air, Melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 - TGAI), telah memberikan bantuan agar masyarakat petani di Pedesaan bisa terus bertani pada setiap musim dengan cara memberikan bantuan irigasi pengairan agar masyarakat petani tidak bergantung dengan air tadah hujan
Namun dalam pelaksanaan pembangunan P3 - TGAI yang di kelola oleh Kelompok P3A Desa Tapos Satu yang berlokasi di Irigasi Desa Tapos Satu Kecamatan Tenjolaya patut diduga dalam pengerjaan irigasi ada unsur mengurangi Spek pekerjaan yang ada. TPT yang ada hanya di taburi plesteran agar Tembokan TPT Lama gak nampak Rabu (22/07/2020)ri
FBI News , setelah melakukan pemantauan Pada Pekerjaan irigasi P3A Desa Tapos Satu , menemukan Beberapa Temuan atas pekerjaan yang saat ini dalam Masa Pengerjan yang di kerjakan oleh kelompok P3A Tapos Satu,
"Pekerjaan P3 - TGAI yang saat ini sedang dalam masa Pengerjan Dengan Nilai Anggaran Rp. 195.000 000,- (Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah) dari APBN Tahun 2020 , kami menilai pengerjaan tersebut tidak sesuai dengan Spek pembangunan irigasi, dimana salah satu dari temuan kami di lapangan adanya penyempitan di duga ada penghilangan bahan kontruksi , pada pekerjaan yang ada , kami menduga ini ada unsur kesengajaan dan pembiaran dari pengawas pekerjaan seolah ini tidak di awasi oleh Pengawas dalam pengerjaannya.
Sementara Ketua Kelompok P3A, Desa Tapos Satu Kecamatan Tenjolaya saat hendak ditemui dikediamannya untuk konfirmasi tidak bisa ditemui = (Pendi, Botak)_
Hasil Telusur
Hasil web
Rabu, 29 Juli 2020
Pemdes Rancabungur Bagikan BLT Dana Desa Dibawah 30%

Pemerintah Desa (Pemdes) Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, membagikan Bantuan Lansung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap kedua kepada 141 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilaksanakan di Kantor Desa setempat,
Saat FBI News melihat dari papan pamlet dinasti yang di pasang di kantor desa terlihat jelas Dana desa Rp.1.020.288.000,- ( Satu Milyar. Duapuluh Juta, Dua Ratus Delapan puluh delapan ribu Rupiah) di Pendapat desa
Jika Mengacu peraturan Dalam PMK baru PMK No.50/PMK.07/2020 ini, tidak ada batas maksimal pagu Dana Desa yang dapat digunakan untuk BLT. Dalam PMK sebelumnya, yaitu PMK 205/PMK.07/2019 batas maksimal Dana Desa untuk BLT sebesar 35%.
Ironisnya yang terjadi di desa Rancabungur BLT Dana Desa hanya di anggarkan di bawah 30% dari Dana desa ,Padahal penerimaan Dana Desa RP.800.000.000,- sampai Rp 1.200.000.000,- Desa harus menganggarkan 30%
jika di hitung dari 141KPM Penerimaan KPM Rp 600.000,- di kalikan 3bulan Nilainya adalah Rp. 253.800.000,- (Dua ratus limapuluh tiga juta delapan ratus ribu rupiah...sedangkan dana BLT Yang harus di bagikan mengacu pada peraturan menteri adalah 30% X Rp 1.020.288.000,- adalah Rp 306.066.400,- (Tiga ratus enam juta enam puluh enam ribu empat ratus rupiah) = botak
Daftar Penerima BLT Dana Desa
Desa : RANCABUNGUR
Kecamatan : RANCA BUNGUR
Kabupaten : BOGOR
Provinsi : JAWA BARAT
NO NAMA ALAMAT
1 AAR Kp. Rancabungur Rt.004/009
2 AAS Kp. Kebon Kelapa
3 ABDUL HAKIM Kp. Rancabungur Rt.003/010
4 ADEH Kp. Rancabungur Rt.003/009
5 ADING BIN MINANG Kp. Karacak Rt.001/008
6 AHIN Kp. Jl. Cagak Rt.004/004
7 ALIYUDIN Kp. Warung Nangka Rt.003/008
8 AMIR Kp. Karacak Rt.004/007
9 ANA Kp. Rancabungur Rt.001/009
10 ANAH M Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.003/005
11 ANA MARYANA Kp. Karacak Rt.003/007
12 ANDINI Kp. Karacak Rt.002/007
13 ANDREW WIJAYA Kp. Wates
14 ANDRI WIJAYA Kp. Jl. Cagak Rt.004/004
15 APENDI Kp. Wates
16 ARMAH Kp. Wates Kaum
17 ARWIYAH Kp. Wates
18 A SANUSI Kp. Wates
19 ASMANI Kp. Wates
20 ATING Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.001/005
21 COA KIM NIO Kp. Wates
22 DESI YULIANI Kp. Wates Kaum
23 EDI AGUS KURNIAWAN Kp. Rancabungur Rt.004/010
24 EDIH Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.003/005
25 EDI SETIADI WIJAYA Kp. Wates
26 EEP ROBIN Kp. Jl. Cagak Lebak
27 EKA RAHMAWATI Kp. Wates
28 ENAY B ACUH Kp.Jl.Cagak Rt.001/004
29 ENDAH Kp. Rancabungur Rt.002/009
30 ENDANG Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.004/005
31 ENDING SUTISNA Kp. Rancabungur Rt.004/009
32 ENDRAWATI KP. Wates
33 ENGKON SUTISNA Kp. Rancabungur Rt.004/010
34 ENJAY Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.003/006
35 ENOK SALEH Perum Ambar Telaga Residence Rt.002/011
36 ENTIN Kp. Warung Nangka Rt.003/008
37 ETIH SUHARDI Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.004/005
38 HAMDAH Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.002/006
39 HAMID Kp. Warung Nangka Rt.003/008
40 HARRY SUHARLAN Kp. Wates Rt.002/001
41 HASAN MARDI Kp. Jl. Cagak Rt.002/004
42 HENDRA WIJAYA Kp. Karacak Rt.001/007
43 HERMAN S. Kp. Wates
44 HOLIDIN HOLIK Kp. Warung Nangka Rt.005/008
45 ICAH Kp. Wates Kaum
46 IDA PARIDA Kp. Rancabungur Rt.002/010
47 INA TANIA Kp. Wates Kaum
48 INDRA Kp. Kebon Kelapa Rt.003/003
49 INDRA PRAMYUDA Kp. Rancabungur Rt.001/010
50 ISWADI Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.004/006
51 ITANG Kp. Rancabungur
52 IYUM Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.001/006
53 JAYA SURYADI Kp. Warung Nangka Rt.005/008
54 JUJU JUNARSIH Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.002/006
55 KARTA Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.001/005
56 KEMAN Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.003/006
57 KIM HIN Kp. Karacak Rt.002/007
58 LAU YAT NIO KP. Wates
59 LIAN NI Kp. Karacak Rt.001/007
60 LIAUW KIM MOY Kp. Wates
61 LOA WEN TIH KP. Wates
62 MAHRUP SAEFI Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.002/005
63 MAJA Kp. Jl.Cagak Lebak
64 MAMANG Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.001/005
65 MARYATI Kp. Wates
66 MASNI Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.003/005
67 M. DIDI ISKANDAR Kp. Karacak Rt.001/008
68 MELANI Kp. Karacak Rt.001/007
69 MELINDA Kp. Karacak Rt.002/007
70 MENIH KP. Wates
71 MIMI JAMILAH Perum Ambar Telaga Residence Rt.005/009
72 M. IYUS Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.003/006
73 MOHAMAD MANSUR Kp. Rancabungur Rt.002/010
74 MUHAMAD YUSUF Kp. Jl. Cagak Rt.002/004
75 MURHATI Kp. Rancabungur Rt.003/009
76 M. YUSUP Kp. Wates
77 NEMAN Kp. Rancabungur Rt.005/009
78 NENENG Kp. Wates Kaum
79 NINGSRI Kp. Rancabungur Rt.001/009
80 NOPIANSYAH Kp. Warung Nangka Rt.004/008
81 NOVI Kp. Jl. Cagak Rt.003/004
82 NOVLY ANTONY Perum Ambar Telaga Residence Rt.002/011
83 NUNU NURHAYATI Kp. Wates Kaum
84 NYAI Kp. Wates Kaum
85 NYAI NURAENI Kp. Wates Kaum
86 NYAI SUMIATI Kp. Rancabungur Rt.003/009
87 OCID Kp. Wates
88 ODAH Kp. Rancabungur Rt.001/009
89 OKTAVIANTI Kp. Jl. Cagak Rt.003/004
90 OLEH Kp. Warung Nangka Rt.003/008
91 ONCIH Kp. Karacak Rt.003/007
92 OOY Kp. Kebon Kelapa
93 OPIK SOPIAN Kp. Karacak Rt.002/008
94 OTIB Kp. Karacak Rt.003/007
95 PAHRUDIN Kp. Rancabungur
96 PIPIH Kp.Jl.Cagak Rt.001/004
97 PONIJO Perum Ambar Telaga Residence Rt.001/011
98 PUTRI Kp. Jl.Cagak Satelit
99 RATININGSIH Kp. Warung Nangka Rt.005/008
100 R.ENDANG S Kp. Rancabungur Rt.002/009
101 RIKI Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.001/006
102 RIKI Kp. Karacak Rt.002/008
103 ROCHMANSOFYAN Kp. Wates Kaum Rt.001/002
104 RUDI MAHYUDI Kp. Warung Nangka Rt.005/008
105 SAMAN Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.004/005
106 SARINAH Kp. Wates Kaum
107 SARWATI Kp. Rancabungur Rt.004/009
108 SITI Kp.Karacak Rt.003/007
109 SITI HASANAH Kp. Kebon Kelapa Rt.003/003
110 SIWISUJARIYATI PerumAmbar Telaga Residence Rt.002/011
111 SRI MULYANINGSIH Kp. Kebon Kelapa Rt.003/003
112 SUDIN Kp. Wates Kaum
113 SUGIH MIHALDI Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.004/005
114 SUHANA Kp. Warung Nangka Rt.004/008
115 SUHATI Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.003/006
116 SUKARI SETIAWAN Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.002/005
117 SUMARNI Kp.Jl.Cagak Rt.003/004
118 SUMARTI Perum Ambar Telaga Residence Rt.002/011
119 SUMA WIJAYA Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.001/006
120 SUNARDI Perum Ambar Telaga Residence Rt.002/011
121 SUNARYO Perum Ambar Telaga Residence Rt.001/011
122 SUPENDI Kp.Jl.Cagak Rt.003/004
123 SUPRAPTO Kp. Warung Nangka
124 SUSANTO Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.004/005
125 SUSANTO Perum Ambar Telaga Residence Rt.002/011
126 THIO KIM ONG Kp. Wates
127 TJAN NIO Kp. Karacak Rt.002/007
128 TJIA FE MIN Kp. Wates
129 TJUN NIO Kp. Karacak Rt.004/007
130 UCU Kp. Rancabungur Rt.005/009
131 UCUP Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.003/006
132 UMIN Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.002/005
133 UNING Kp. Jl. Cagak Lebak Rt.001/005
134 UNUS Kp. Wates
135 USMAN Kp. Karacak Rt.004/007
136 UTIT Kp. Wates Kaum Rt.002/002
137 UUN Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.003/006
138 WINARTI Kp. Jl. Cagak Rt.003/004
139 YATI Kp. Wates
140 YEYEN Kp. Jl. Cagak Satelit Rt.004/006
141 YUDA ANGGARA Kp. Rancabungur Rt.005/010
Sumber http://sid.kemendesa.go.id/home/dd/3201342004
Kamis, 23 Juli 2020
Pemeliharaan Jalan UPT Infrastuktur Jalan Jembatan Ciampea Abaikan SOP
![]() |
Penambalan Jalan Tanpa Paching |
FBI News =Perbaikan jalan yang sedang dikerjakan oleh oleh UPT Infrastruktur Jalan Jembatan Wilayah Ciampea di duga Tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Proyek jalan tersebut berlokasi ruas jalan Cinangneng Tenjolaya KM 11 Tanjakan Ciangsana Desa Tapos Satu Kecamatan Tenjolaya
Saat FBI News berusaha konfirmasi meminta no Kepala UPT Kesalah satu Pegawai nya ia menjawab.....tidak boleh amanat dari bozt =(Kasdi Botak)
-
Masih Konsep Belum Naik Redaksi Ciampea = Sesuai dengan aturan penggunaan dana desa (DD) harus diinformasikan secara terbuka kepada Publik. ...
-
FBINEWS.NET = CIAMPEA , Pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa yang Bersumber dana dari APBD Kab Bogor Tahun...


