Sabtu, 25 Maret 2023
Sabtu, 05 November 2022
TERJADI DI KECAMATAN CIAMPEA, PEKERJAAN SAMISADE DUA DESA PERBEDAAN RAB SIGNIFIKAN
FBINEWS.NET = CIAMPEA, Pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa yang Bersumber dana dari APBD Kab Bogor Tahun 2022 SAMISADE, di Desa Ciampea Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Mulai pengerjaan nya.
Mekanisme dan protapnya, LPM selaku Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK)
Pengerjaan Betonisasi di desa Ciampea ini berlokasi di RW.01, RW.05 dan RW.08, dengan panjang 734 meter, Lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter Volume 734M X 3M X 0,15 M = 330,3 M3, dengan pagu senilai Rp 536.740.000,- termasuk pajak.
Kalau mengacu pada papan kegiatan Desa Ciampea jatuh biaya per M3 nya ( 100% - 12,5% = 87,5%), Anggaran setelah dipotong pajak 87,5% X Rp 536.740.000,- = Rp 469.467.500, jadi biaya per M3 nya, Rp 469.467.500,- dibagi 330,3 = Rp. 1.421.882,-
Ironisnya terjadi perbedan anggaran yang signifikan dengan desa yang sebelah, tepatnya desa Bojong Rangkas.Desa Bojongrangkas mengerjakan Betonisasi jalan berlokasi di RT 03 RW 07, panjang 609,4 meter, Lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter Volume 609,4 M X 3M X 0,15M = 274 M3 dengan Anggaran Rp 308.925.000,- termasuk pajak, Anggaaran setelah dipotong pajak ( 100% - 12,5% = 87,5%), 87,5% X Rp 308.925.000,- = Rp 270.309 375,- Jatuh biaya per M3, Rp 270.309.375,- dibagi 274 samadengan Rp 986.531,-
Padahal dua desa ini baik Bojongrangkas maupun Ciampea dalam satu kecamatan, pendamping yang sama dan tim Perifikasi yang sama, tapi amat signifikan perbedaan RAB nya.
Kaasdi Weno
Sabtu, 04 Juni 2022
PEMBANGUNAN TPT JALAN DESA CINANGNENG RAB MELANGIT
FBINEWS.NET = Tenjolaya, Pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa yang Bersumber dana dari Dana Desa 2022 di Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor, Jawa Barat,sedang dilaksanakan.
Pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) Jalan yang berlokasi di kampung Cikalancing RT 14 RW 6, desa Cinangneng, teknis dikerjakan oleh TPK. mekanisme dan protapnya, LPM selaku Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) tetap dilibatkan didalamnya.
Pelaksanaan pekerjaan TPT itu berjalan lancar Namun hasil pantauan FBINews.Net Sabtu ( 04/06/22), anggaran nya Sangat tinggi, bahkan tertinggi di wilayah Kecamatan Tenjolaya, Apalagi Jika di banding dengan desa yang ada di kawasan Kecamatan yang sama , Untuk pekerjaan panjang 51 meter, dengan ketinggian 2meter dan ketebalan 0,3 meter memakan anggaran senilai Rp. 84.262.00,-ini signifikan tingginya.
karena kalau mengacu pada papan Proyek, jatuh nilai per M3 adalah Rp.2.225.102,- (dua juta duaratus duapuluh limaribu seratus dua rupiah) ini jelas melampaui Standart Harga Tertinggi.
Volume pekerjaan Panjang 51m X 2m tinggi X 0,3m tebal adalah 31,2 M3, Sedangkan Pagu Anggarannya adalah Rp 84.262.00,-. Anggaran setelah dipotong pajak 11,% dan TPK 5% adalah (100% - 11,5% - 5%) X Rp 84.262.00,- = Rp. 70.359.188,- jadi jatuh harga per M3 adalah 70.359.188 dibagi 31,2 = Rp.2.225.102,-. (dua juta duaratus duapuluh limaribu seratus dua rupiah)
Ironis sekali padahal di setiap desa ada pendamping desa, di tingkat kecamatan ada tim verikasi kecamatan, Tapi mengapa terjadi nilai yang signifikan didesa Cinangneng tetap bisa lolos?
{Kasdi Botak}
https://www.youtube.com/watch?v=UHYS_hYYSVc&t=82s
Jumat, 24 Desember 2021
Penyaluran Sembako BPNT, Desa Bojongrangkas Terkesan di Kredit
CIAMPEA= Penyaluran Sembako di E-Warong desa Bojongrangkas Selasa, Rabu, Kamis ( 21/22/23) terkesan penyalurannya di Kredit, hal itu di ucapkan oleh beberapa KPM di desa Bojongrangkas
Menurut seorang warga inisial STM di kampung Warung Borong RT04, saya di kabari bahwa pada hari Selasa sudah bisa mengambil Sembako, seperti biasa sayapun langsung ke agen E- Warong tapi ternyata sampai tempat saya hanya bisa mengambil beras dan kacang ijo, sementara telurnya menunggu setelah menunggu 2 Jam baru dapat telur dan ayam, sementara buahnya belum, sorenya saya datang lagi, tapi masih kurang yaitu tahu nya
Dengan cara bulak balik itu selain menyita waktu juga transport, karena kepastian tidak jelas, hari kamis saya memutuskan tidak mengambil kekurangan tahu saya yang di amini oleh warga lain di RT yang Sama inisial ILS
Di wilayah RT3 RW VII, warga selaku KPM BPNT mengucapkan hal yang sama inti nya penyaluran tidak semua langsung kami menerima jadi kesannya kaya yang di kridit mas ucapnya ke wartawan fbinewsjabar.com
Selasa, 21 Desember 2021
Pekerjaan Billboard 6 Desa Di Kecamatan Tenjolaya Diduga Tidak Sesuai Spek
Rabu, 20 Oktober 2021
KPM BPN Desa Bojongrangkas Merasa Puas
"Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong"
CIAMPEA= Penyaluaran Sembako, untuk KPM BPNT, desa Bojongrangkas, kemarin Rabu (20/10/2021) di peruntukan untuk para KPM yang selama ini Zero di rekening Bank, dan penyaluran bervariatif, ada yang cair 3bulan, 5 bulan bahkan ada yang 7 bulan "terang Pupu agen e-warong desa Bojongrangkas
Pembagian BPNT tersebut sesuai protokol kesehatan, tidak adanya antrian dan kerumunan, karena penerimanya di absen satu persatu, sehingga sangat tertib dan lancar tidak ada kendala hal yang tidak di inginkan.
Hasil pantauan relasi publik,” Kualitas dan kuantitas Komoditi yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di E-Warong yang dikelola oleh Pupu di Kampung Kertasari Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea,
"Harga barang komponen BPNT dijual normal dan tidak melebihi HET, yakni beras kwalitas Premium 10 kg Rp128 ribu, 25 butir telur Rp 32.ribu, buah My Fruit Pear Century Rp.18 ribu, kentang 0,75kg Rp. 13.500,-serta kacang hijau Rp 8,500,- dan total belanja sebesar Rp 200 ribu."
Menerut keterangan salah satu warga penerima BPNT Sari mengatakan," terimakasih terhadap pemerintahan dan E-Warong yang sudah mengutamakan kualitas bahan pangan BPNT, kami sangat puas atas kualitas sembako yang kami terima."
Lanjut Sari, "untuk Komoditi sembako BPNT kualitasnya lumayan bagus dan memuaskan bagi kami harapan kedepanya seperti inilah yang harus di pertahankan, karena kualitasa seperti ini yang di inginkan masyarakat,” tandasnya.
“Pupu mengatakan, Alhamdullilah komuditi bagus, terimakasih terhadap pemasok, saya berharap seterusnya tetap menjaga kualitas dan kuantitas, untuk penyaluran bulan berikutnya."
Lanjut ia, "Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).KPM merasa puas karena kualitas pangan yang diterima dari supplier telah memenuhi prinsip 6 T (tepat sasaran, tepat harga, tepat waktu, tepat kuantitas, tepat administrasi, tepat jumlah dan tepat mutu,” jelasnya.
Pewarta : Kasdi Botak
BETONISASI SAMISADE DESA CIAMPEA KECAMATAN CIAMPEA "RAB MELANGIT"
CIAMPEA= Pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa program SAMISADE yang Bersumber dana dari APBD Kabupaten anggaran 2021, di Desa Ciampea Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sudah selsai pengerjaan
Salah satu nya Pengerjaan Betonisasi jalan Lingkungan Kampung Gedong Gang PLN,secara teknis.mekanisme dan protapnya, LPM selaku Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) tetap dilibatkan didalamnya.
Betonisasi tersebut, melibat warga setempat di dalam nya sehingga apa yang dihimbau oleh bupati Bogor, direalisasikan oleh desa dengan cara swakelola padat karya tunai
Pelaksanaan pekerjaan gelar betonisasi itu berjalan lancar, Namun hasil pantauan FBI.News anggaran nya Sangat tinggi, Pagu Anggaran Samisade senilai Rp 575,330,000,- dengan panjang 495.meter Lebar 3.meter ketebalan 0,18.meter Volume 267,3 M3
Jika di hitung per M3 nya amat signifikan tingginya, pasalnya pajak 11,5% X Rp 575,330,000,- = Rp. 66,162,950,- sementara operasional senilai, TPK 5% X 575,330,000,- = Rp. 28,766,500,- Pagu Netto Program Samisade desa Ciampea Kecamatan Ciampea sebesar Rp 575,330,000,- dikurangi (Rp. 66,162,950,- + = Rp. 28,766,500,-)
Ironis sekali padahal, sebelum terealisasi program Samisade, tim peneliti kecamatan yang di bentuk oleh Camat, memeriksa dan mekoreksi yang layak dan tidak layak dan jika tidak layak di kembalikan ke desa untuk di revisi
Tapi mengapa terjadi RAB signifikan di desa Ciampea, tetap bisa lolos, padahal di desa ada pendamping desa, di kecamatan ada tim verifikasi tingkat kecamatan, sebelum desa mengerjakan dan saat pengerjaan ada monitoring yang di lakukan pihak Kecamatan. sejauh mana tim melakukan monitoring?
By, Kasdi Botak
-
Masih Konsep Belum Naik Redaksi Ciampea = Sesuai dengan aturan penggunaan dana desa (DD) harus diinformasikan secara terbuka kepada Publik. ...
-
FBINEWS.NET = CIAMPEA , Pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa yang Bersumber dana dari APBD Kab Bogor Tahun...



