"Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong"
CIAMPEA= Penyaluaran Sembako, untuk KPM BPNT, desa Bojongrangkas, kemarin Rabu (20/10/2021) di peruntukan untuk para KPM yang selama ini Zero di rekening Bank, dan penyaluran bervariatif, ada yang cair 3bulan, 5 bulan bahkan ada yang 7 bulan "terang Pupu agen e-warong desa Bojongrangkas
Pembagian BPNT tersebut sesuai protokol kesehatan, tidak adanya antrian dan kerumunan, karena penerimanya di absen satu persatu, sehingga sangat tertib dan lancar tidak ada kendala hal yang tidak di inginkan.
Hasil pantauan relasi publik,” Kualitas dan kuantitas Komoditi yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di E-Warong yang dikelola oleh Pupu di Kampung Kertasari Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea,
"Harga barang komponen BPNT dijual normal dan tidak melebihi HET, yakni beras kwalitas Premium 10 kg Rp128 ribu, 25 butir telur Rp 32.ribu, buah My Fruit Pear Century Rp.18 ribu, kentang 0,75kg Rp. 13.500,-serta kacang hijau Rp 8,500,- dan total belanja sebesar Rp 200 ribu."
Menerut keterangan salah satu warga penerima BPNT Sari mengatakan," terimakasih terhadap pemerintahan dan E-Warong yang sudah mengutamakan kualitas bahan pangan BPNT, kami sangat puas atas kualitas sembako yang kami terima."
Lanjut Sari, "untuk Komoditi sembako BPNT kualitasnya lumayan bagus dan memuaskan bagi kami harapan kedepanya seperti inilah yang harus di pertahankan, karena kualitasa seperti ini yang di inginkan masyarakat,” tandasnya.
“Pupu mengatakan, Alhamdullilah komuditi bagus, terimakasih terhadap pemasok, saya berharap seterusnya tetap menjaga kualitas dan kuantitas, untuk penyaluran bulan berikutnya."
Lanjut ia, "Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).KPM merasa puas karena kualitas pangan yang diterima dari supplier telah memenuhi prinsip 6 T (tepat sasaran, tepat harga, tepat waktu, tepat kuantitas, tepat administrasi, tepat jumlah dan tepat mutu,” jelasnya.
Pewarta : Kasdi Botak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar