Selasa, 16 Maret 2021

PEMBANGUNAN 12 TITIK JALING DI DESA PURWABAKTI DI DUGA DIATAS STADART HARGA TERTINNGI (SHT)

 

FBINEWS.NET = Pamijahan, Pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa yang Bersumber dana dari Bonus Produksi Star Energy Geothermal Salak LTd tahun 2020, di Desa Purwabakti  Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selsai Sudah pelaksanaannya

Salah satu nya Pengerjaan Betondi jalan Lingkungan Kampung Parabakti RT 01,RW02 Desa Purwabakti  Kecamatan Pamijahan secara teknis dikerjakan oleh TPK. mekanisme dan protapnya, LPM selaku Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) tetap dilibatkan didalamnya.

Namun pada pelaksanaan pekerjaan Beton dan atau gelar adukan Cor, yang gunakan harus tenaga ahli dibidangnya, sangatlah wajar untuk menunjuk TPK sebagai tenaga ahli dalam bidang teknis BETON sekaligus pengerjaannya.Bahkan pada saat pelaksanaan gelar Jalan Beton, koordinasi LPM ataupun TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) termasuk Babinsa  dan Binmaspol turut me mantau .

Pelaksanaan pekerjaan gelar Beton itu berjalan lancar Namun hasil  pantauan FBINews.Net  anggaran nya Sangat tinggi, bahkan tertinggi di wilayah Kecamatan Pamijahan, Apalagi Jika di banding dengan desa yang ada di kawasan Kecamatan yang sama , Untuk pekerjaan panjang 200meter X 1meter dengan ketebalan 10cm dengan nilai 28juta rupiah.-yang kalau di rata rata harga per M3 senilai Rp.1.400.000,- (satu juta empat ratus ribu rupiah)



Menurut kepala desa Tajudin jumlah pengerjaan Jalan Lingkungan di desa nya terdapat 12 titik dengan nilai sama per M3 senilai RP 1.400.000,- (satu juta empat ratus ribu rupiah),inikan bukan Dana Desa,kalau ini Dana Desa saya gak berani dengan nilai segitu per M3 nya "Ucapnya

Ironis sekali karena Penyaluran Dana yang masuk ke desa  adalah Mengacu Peraturan Desa tentang APBDesa tahun 2020;Selanjutnya tim peneliti kecamatan yang di bentuk oleh Camat, memeriksa dan mekoreksi yang layak dan tidak layak dan jika tidak layak di kembalikan ke desa (Perbup N0.6 Th 2020)

Tapi mengapa terjadi perbedaan nilai yang signifikan  didesa Purwabakti tetap bisa lolos, Padahal satu pendamping yang sama, tapi mengapa RAB Tinggi  dan saat sebelum pengerjaanpun pihak kecamatan dalam hal ini tim peneliti sudah di berikan RAB nya Semoga Inspectorat daerah (IRDA) Jeli Mengawasi ini 

{Kasdi Botak}

 http://www.pengaduan.bogorkab.go.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PWI