Sabtu, 09 Oktober 2021

KPM Desa Bojongrangkas Kecewa Dapat Bansos BPNT Beras Tidak Tepat Kwalitas


BOGOR,fbinews.net=Paket program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dikeluhkan oleh sejumlah warga di Desa Bojongrangkas Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Pasalnya, Paket bantuan sembako Perluasan 7 bulan senilai Rp. 1.400.000,-bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM),  dikeluhkan oleh para KPM berkaitan dengan penyaluran beras yang berkutu dan sudah menggumpal

Seorang warga RW VIII, Aminah mengaku mendapatkan paket sembako, menurutnya beras yang saya terima sekarang berbeda kwalitas dan mutunya  yang sekarang saya terima selain menggumpal juga berkutu 

Warga yang lain, Kokom (55) menyatakan hal yang senada. Warga RW 6, mengungkapkan bahwa betul pak beras yang saya terima, sudah banyak yang mengumpal dan banyak kotoran dan agak menguning, ungkapnya kepada fbinews.net

Dari informasi yang dihimpun, diduga ada puluhan KPM program BPNT yang menerima paket sembako berasnya dengan kwalitas rendah, padahal dalam pedum seharusnya beras bantuan BPNT adalah kwalitas Premium(red)

Sementara itu, TKSK Ciampea Wiwik saat di hubungi via selulernya tidak menjawab, yang di pertanyakan sejauh mana TKSK sebagai pendamping, pengawasan 6T nya  yaitu tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat harga, dan tepat administrasi

Salah seorang penerima bantuan, warga RW VII yang enggan di sebut namanya menuturkan, beras yang diterimanya merupakan kualitas rendah dan bila dimasak cepat basi. Meski demikian, ia tetap memasaknya lantaran tak punya pilihan lain.

"Tidak layak kalau di sebut beras premium mas, jelek berasnya. agak menguning ada kutunya dan menggumpal, kedepan kalau berasnya seperti itu, saya mau lihat dulu kalau masih seperti itu akan menolak untuk membelanjakan" Cetusnya






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PWI